Wednesday, June 29, 2016

CAFE JAMBAN " antara MUAK dan Kewarasan". Hancur Mental Bangsa


Perilaku kali ini sangat lah mengherankan bagi sebagian orang. Dimana jamban atau tempat buang air besar harus terisi dengan berbagai makanan dan minuman. Apalagi budaya makan adalah budaya yang diajarkan oleh orang tua kita dan agama kita. Rasa jorok bukan pada tempatnya tapi dalam membayangkan setiap kita makan kita diposisi di WC. Apakah tidak ada tempat yang lebih layak lagi.
Postingan ini awalnya terpampang di Fans Fage Kick andy dimana ada gambar orang yang sedang menikamati makanan di depannya nampak jelas jamban. Ide itu di ciptakan oleh seorang dokter yang bernama Dr. Budi laksono yang berasal dari Semarang jawa tengah.
Banyak para netizen yang mengecam perilaku perilaku buruk semacam ini. Kreatif bukan membuat suatu budaya yang baik menjadi Buruk. Kreatif bukan menjadikan pikiran orang pada suatu hal yang jorok baik dari sisi etika dan agama. Dunia dan bangsa indonesia saat ini memang sedang banyak ujiannya. Dari mulai pencitraan, Penistaan agama sampai pembodohan akal dan pikiran. apalagi didalam foto tersebut ada nampak wanita muslimah dengan memakai jilbab sedang menikmati hidangan tersebut, Padahal seorang muslimah diajarkan untuk selalu bersuci. sunggu sangat sesal sekali ini pembodohan dan penistaan terhadap agama. Dunia sedang di bolak balik dimana yang tidak panbtas dianggap pantas dan yang pantas dianggap tidak pantas. Moral sudah rusak dan kronis kondisi mental kita. Revolusi mental diganti saja ruqiah mental.

Sunday, June 26, 2016

Barisan Pendukung RISMA

Nama risma kembali mencuat jelang pemilihan gubenur DKI jakarta. Risma yang saat ini menjabat sebagai walikota surabaya di nilai layak untuk memimpin jakarta. Berbagai prestasi Risma setidaknya menjawab tentang kemampuan risma dalam memimpin. Belum lama ini di jakarta utara muncul gerakan yang dinamakan dengan Barisan pendukung risma.
Barisan pendukung risma selain mengharapkan risma untuk meju sebagai calon gubenur juga mempunyai kecintaaan dan simpati pada gaya kepemimpin Risma. Dimana risma yang terkenal dengan mampu menghijaukan kota surabaya diharapkan bisa juga menghijaukan jakarta yang sudah sangat panas. Dimana kepemimpinan risma yang mengedepankan dialog dari pada berkoar koar dengan kata kotor.
Deni salah satu koordinator Barisan pendukung risma mengatakan bahwa sosok risma adalah salah satu alternatif pemimpin yang mengedepankan kemanusian dan musyawarah. Menurut beberapa masyarakat jakarta dalam waktu dekat akan mengumpulkan tanda tangan dan KTP 2 juta untuk mendukung Risma.

Thursday, June 23, 2016

Lima kapal perang indonesia siaga di natuna

“Alarm” di Natuna kembali berdering pascainsiden penembakan kapal nelayan China oleh TNI Angkatan Laut. Indonesia menyalahkan China yang memasuki zona ekonomi eksklusifnya di Laut Natuna, sedangkan China mengklaim perairan itu sebagai zona perikanan tradisionalnya.

“Kami akan mengerahkan lima KRI (kapal perang Republik Indonesia) untuk mengintai (Natuna),” ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo usai rapat dengan Komisi I Bidang Pertahanan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, 21/6/2016.

Kelima kapal perang yang akan dilengkapi oleh satu pesawat C-212 itu memiliki misi khusus mengamankan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna. Di dalam ZEE, suatu negara berhak melakukan eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan sumber daya alam.

Penembakan dan penangkapan kapal China yang dilakukan armadanya pekan lalu, ujar Gatot, merupakan antisipasi untuk menjaga laut Indonesia. Gatot meyakini langkah yang diambil TNI AL sudah tepat.

Jenderal Gatot juga mendukung penuh niat Kementerian Pertahanan mengirim drone ke Natuna. Namun rencana tersebut belum terwujud karena masih menunggu anggaran turun.

Drone hendak dibeli dalam jumlah terbatas karena dinilai penting sebagai sumber informasi atas Natuna. Drone-drone tersebut akan merekam gambar perairan Natuna.

“Drone ini masih rencana, belum ada anggarannya, tapi ini kami prioritaskan tahun ini,” kata Jenderal Gatot.

Rencana mengirim drone ke Natuna dikemukakan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada Maret lalu. Saat itu Ryamizard usai menyambangi Kepulauan Natuna dan jengkel melihat kondisi perbatasan Indonesia di sana yang memprihatinkan.

Ryamizard kesal karena gerbang perbatasan Natuna tidak dijaga aparat keamanan. “Itu pintu masuk (negara). Masuk kompleks perumahan saja dijaga, kok itu tidak dijaga. Sudah berapa lama (seperti itu)? Jadi kalau ada maling masuk, lumrah saja karena enggak dijaga.”

Komitmen meningkatkan penjagaan di Natuna juga disampaikan Kepala Badan Keamanan Laut RI Laksamana Madya TNI Arie Soedewo. Lembaganya akan berkoordinasi dengan TNI AL untuk memperketat keamanan di wilayah ZEE Natuna.

(Sumber : CNNIndonesia.com)

Wednesday, June 22, 2016

Teman ahok" RELAWAN ATAU BAYARAN "

Eks Teman Ahok Beri Pengakuan: Digaji Rp 500 Ribu/minggu dan Ditarget KTP - Ada pengakuan dari orang-orang yang mengaku berasal dari eks Teman Ahok. Mereka membeberkan kalau Teman Ahok bukan relawan. Mereka digaji perminggu. Ada beberapa orang dengan eragam kemeja putih Teman Ahok yang juga menyampaikan kalau mereka ditarget mengumpulkan KTP untuk perminggunya.

Jumpa pers eks Teman Ahok ini digelar di Cafe 2 Nyonya, Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2016). Salah satu yang berbicara yakni Paulus Romindo, yang merupakan pengurus Teman Ahok sebagai penanggung jawab di daerah Kamal, Jakarta Utara.

"Kami ini ada kerja kontrak dan SK dan surat tugas, plus kami yang bahasanya gratis itu dibayar. Bagaimana sistemnya? Kami per minggu harus targetnya 140 KTP lalu honornya kami mendapatkan Rp 500 ribu per minggu, hingga minggu ke 3 Rp 5000 ribu, kalau minggu ke 4 mendapatkan Rp 500 ribu plus Rp 500 ribu operasional. Biaya akhirnya itu Rp 2,5 juta sebulan," jelas Paulus.

Selain Paulus, ada juga yang lainnya antara lain Richard, Doddy, dan Khusnun Nurul. Mereka juga memberi bukti kuitansi pembayaran 'gaji' yang disebut diberikan dari pengurus Teman Ahok.

"Kami itu kerja seperti karyawan ada target untuk mendapatkan iming-iming Rp 2,5 juta itu. Ini bukti-bukti pembayarnnya ada," jelas dia.

Menurutnya, selain penanggung jawab di atasnya koordinator operasional yang membawahi 5-10 orang. Penanggung jawab ini ada di tingkat kelurahan.

"Selain honor kami mendapatkan fasilitas lainnya seperti seragam seperti ini lalu kami mendapatkan fasilitas printer merk HP. Untuk kloter pertama bahkan mendapatkan laptop, persoalannya laptopnya nggak ada karena sudah ditarik. kalau tingkat per pos mereka mendapat HP salah satu," ungkap dia.

Jadi menurut dia, dengan honor Rp 2,5 juta perbulan dan dengan jumlah penanggung jawab serta operasional di lapangan, bisa dibayangkan berapa uang operasional Teman Ahok. Sumber ( news detik )
Terjawab sudah kalau mereka berkoar koar karena ada uangnya. Ga ada makan siang gratis bro. Apalagi ini bicara politik. Uang segitu banyak dari mana,kayanya kpk sudah mulak takut untuk mengusutnya. Apakah takut seperti yang terjadi pada antasari atau seperti abraham samad.
Rakyat harus bertindak. Buat pemilih jakarta, sudah saat nya sadar.

Tuesday, June 21, 2016

Jargon poros maritim pepesan kosong

Impor Ikan Menjadi sangat ironi karena Pemerintah melalui KKP sebelumnya mengatakan produksi ikan secara nasional kini berlimpah, sejak ada tindakan menangkap nelayan asing dan juga nelayan pribumi, ikan terkendali merapat ke pesisir.
Namun, faktanya, sebagai suatu negara dengan dua pertiga luas wilayah berupa laut dan samudera, tidak pantas dan tidak tepat kalau ada kebijakan resmi mengimpor ikan.
Kalau saja KKP mau diskusi dgn nelayan pribumi untuk secara bertahap memperbaiki tentu tdk akan ada impor...??? Nelayan resah dan gelisah dg kebijakan yg ada, bahkan ditangkap...!!!
Banyak nelayan pada saat ini belun bisa melaut. Bukan hanya nelayan saja yang harus kita soroti. Kita bisa melihat bagaimana anak anak para nelayan harus juga tidak bisa sekolah. Kebijakan impor ikan sangatlah melukai hati para nelayan. Mereka harus memakan ikan yang tidak mereka tangkap sendiri tetapi harus membeli dari nelayan luar negeri yang ikan nya juga hasil mencuri di indonesia.
Mana yang nama nya poros maritim. Mana kedaulatan pangan melalui makan ikan. Stop impor stop impor hanya jargon pepesan kosong. Pencitraan saja terus sampai rakyat tertidur menunggu nasi dikuali matang. Bukanya beras yang dimasak tapi batu untuk menyenangkan rakyatnya yang kelaparan.

Teman ahok pecah kongsi

Teman ahok sangat fenomenal dimana suatu gerakan massa yang bisa mengumpulkan satu juta KTP. Keteneran teman ahok lebih hebat dari pada yang dibela. Banyak orang orang umum yang bertanya tanya bagaimana bisa seorang anak anak kecil bisa mengumpulkan KTP sampai sejuta. Bagaimana mungkin gaya modern anak jaman sekarang yang berbudaya konsumtif bisa berjuang tanpa henti sampai sampai yang namanya ngumpulin ktp buat nyalon dijakarya harus dikumpulkan di daerah lain bahkan ke singapura. Jauh jauh ke singapura cuma buta ngumpulin KTP.
Setelah membuat gebrakan fenomenal kini ada secercah sinar jawaban. Tuduhan bahwa teman ahok menerima suap sebesar 30 milyard membuat kalang kabut para pengikut yang lainnya. Bahkan kini karena sudah diserang gencar kini muncul lagi gerakan d'ahoker. Yang jelas gerakan gerakan tetap membela ahok.
Silahkan masyarakat jakarta sendiri yang menilai. Berbagai masalah dari reklamasi, sumber waras dan teman ahok silahkan untuk bahan pemikiran.

Sunday, June 19, 2016

Banjir bandang dan longsor jawa tengah

Indonesia kembali berduka. Indonesia kembali menangis. Musibah mengiatkan kita bahwa alam sedang marah dengan kita. Baru baru ini banjir bandang dan longsor menghajar jawa tengah. Korban sudah 24 orang meninggal dunia dan 26 orang menghilang. Kejadian akibat hujan yang tanpa henti pada hari sabtu tanggal 18 juni 2016 dan curah hujan dipastikan akan terus berlanjut sampai tanggal 20 juni.
Kondisi ini adalah kesalahan manusia yang tak mencintai alam. Dari mulai menebang pohon sembarang, membuang sampah di kali, pemimpin yang dzalim dan moral manusia yang semakin bejat.
Ratusan orang sudah mulai mengungsi ada 16 kabupaten yang terdampak parah di jawa tengah. Banjir terparah di solo dan longsor terparah di daerah purworejo. Mana gerakan nitezen yang mengumpulkan uang untuk para korban. Jangan hanya saeni saja yang gembar gembor dibantu. Jawa tengah terkena banjir setelah sehari jokowi mengunjungi beberapa kota di jawa tengah. Apakah ini peringatan, hanya masyarakat yang bisa menilai.